What is a Risk?

Risiko sendiri juga merupakan inti dari pada kehidupan itu sendiri, sehingga banyak orang dengan latar belakang yang berbeda sangat memperhatikan masalah ini. Ekonom, Dokter, Psykologis, Pengusaha, llmuwan dan lainnya mempunyai kepentingan dalam konsep risiko, sehingga sudah banyak definisi-definisi risiko yang diperkenalkan oleh para ilmuwan tersebut, seperti tercantum di bawah ini:

 

Ø       Risiko adalah keraguan atau ketidakpastian hasil dalam suatu situasi yang telah ditetapkan semula.

Ø       Risiko ada]ah ketidakpastian akan terjadinya suatu kerugian ekonomi.

Ø       Risiko adalah suatu yang tidak dapat diprediksi dan mempunyai kecenderungan bahwa hasil yang sebenarnya bisa berbeda dengan hasil yang diperkirakan sebelumnya.

Ø       Risiko adalah kemungkinan akan terjadinya suatu kejadian yang merugikan atau risiko adalah peluang terjadinya kerugian.

Ø       Risiko adalah kombinasi dari bahaya-bahaya.

Ø       Risiko adalah kemungkinan terjadinya suatu peristiwa dimasa yang akan datang, dan jika peristiwa tersebut terjadi, akan mendatangkan kerugian.

 

Tidak satupun dari definisi-defmisi tersebut di atas yang dapat diterima secara universal.  Namun demikian untuk keperluan mempelajari tentang Risiko dan Asuransi, cukup melihat risiko sebagai ketidakpastian akan terjadinya kerugian (The Uncertainty of Loss).  Dengan demikian dua hal pokok yang menjadi fokus disini adalah ketidakpastian (Uncertainty) dan kerugian (Loss).

 

 

KETIDAKPASTIAN DAN KEPASTIAN

 

Kondisi-kondisi ketidakpastian (Uncetainty) mewarnai segala kegiatan dalam kehidupan manusia baik secara individu mapun dalam dunia usaha. Tidak dapat diketahui dengan pasti apakah seseorang akan lulus dalam ujian, atau akan mengalami kecelakaan, atau apakah suatu pabrik yang dimiliki tidak akan terbakar, atau apakah pegawai tidak melakukan kesalahan/kelalaian yang akan membuat perusahaan harus bertanggung jawab kepada pihak ketiga atau apakah perusahaan akan memberikan hasil yang diharapkan dan sebagainya.

 

Sebaliknya dalam hal-hal tertentu, sesuatu mungkin dapat diketahui atau dipastikan (Certainty), misalnya bahwa jika jumlah mesin dikurangi penggunaannya biaya bahan bakar akan turun, jika menambah karyawan baru maka pengeluaran gaji/upah akan bertambah dll. Namun demikian, ketidakpastian (Uncertainty) masih tetap ada, yaitu jika terjadi suatu perubahan kondisi yang tidak bisa diatasi, yang menyimpang dari asumsi-asumsi yang sebelumnya digunakan.

 

dicopy dari buku LPAI : Risiko dan Asuransi

 

 

About the Author

has written 1650 stories on this site.

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

*

Copyright © 2017 AHLIASURANSI.com. All rights reserved. Managed by Imam MUSJAB
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.