Motor Vehicle Insurance – Quotation

Jaminan Polis umumnya mengacu pada Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI) dan biasanya perusahaan Asuransi menjualnya dalam bentuk paket Jaminan dengan beberapa benefit tambahan yang terdiri dari Jaminan Comprehensive (All Risks) atau Total Loss Only (TLO):Asuransi Kendaraan Bermotor

 

Berikut contoh QuotationAsuransi Kendaraan Bermotor

 

Nama, objek pertanggungan, harga dan rate yang muncul dalam penawaran adalah ilustrasi semata

 

 

Motor Vehicle Insurance covers loss of or damage to motor vehicle, there are 2 common types of motor insurances i.e. Comprehensive (All Risks) and Total Loss Only (TLO):

 

Here is an example of Motor Vehicle Insurance Quotation, names, objects, values and rates appear on this Quotation are for illustration only

 

Please click Quotation, Links or Picture to open or download

 

·          Quotation – Asuransi Kendaraan Bermotor

·          Asuransi Kendaraan Bermotor

·          Polis Standar Asuransi Kendaraan Bermotor Indonesia (PSAKBI)

·          Prosedur Klaim Asuransi Kendaraan Bermotor

 

 

Should you have any inquiry please give me a call

 

By IMAM MUSJAB

Tel +628128079130

imusjab@qbe.co.id

 

Picture, source: google

PrintFacebookTwitterLinkedInGoogle+PinterestTumblrBlogger PostBox.netWordPressEmailGoogle GmailYahoo MailYahoo MessengerMySpaceDiggBaiduTechnotizie

About the Author

has written 537 stories on this site.

26 Comments on “Motor Vehicle Insurance – Quotation”

  • Achmad Kusnadi wrote on 26 November, 2010, 11:51

    Salam Sukses Pak Imam, mohon bantuannya, saya ada pertannyaan Perihal penentuan rate asuransi kendaraan berdasarkan tahun dan harga pertanggungan dalam hal harga pertanggungan apabila terdapat casco dan aksesoris, pengenaan rate itu berdasarkan total casco + aksesoris atau hanya casco saja? terima kasih atas bantuannya

  • lukmanul hakim wrote on 6 December, 2010, 14:39

    Pak dalam PSAKBI tertulis jika kita melanggar peraturan polisi yang berlaku maka kerugian terhadap mobil yang rusak tidak di ganti.
    yang ingin saya tanyakan bagaimana jika ada mobil yang parkir ( diam ) di dalam lokasi proyek jalan tol tetapi posisi berlawanan arah dan namun di tabrak kendaraan lain yang sedang berjalan.

    Apakah hal ini bisa di klaim di asuransi atau malah masuk dalam pengecualian.

    mohon jawaban Bapak

  • Indra P wrote on 8 January, 2011, 23:31

    Mohon bantuannya penjelasannya mas imam….
    1. apakah dalam asuransi kendaraan bermotor (PSAKBI) bila ada klaim partial loss beberapa kali ..apakah harus dilakukan pemulihan harga pertanggungan akibat dari berkurangnya nilai pertanggungan dikarenakan klaim tersebut.
    2. Prinsip dalam polis kendaraan bermotor secara indemnity bukan reinstatement .maksudnya bgm pak..?
    terima kasih atas wawasannya

    sudah dijawab per email pak ya

  • roy purnomo wrote on 16 September, 2011, 23:08

    Pajak STNK sdh mati. Kalau ada accident apakah klaim ditolak? Karena ada perusahaan asuransi yang mempermasalahkan klaim terancam ditolak jika pajak STNK mati.

    Mohon penjelasannya.

    Salam,
    Roy

  • IMAM MUSJAB wrote on 21 September, 2011, 8:57

    Menurut pendapat saya klaim dijamin Pak. STNK is a matter of pajak saja, tidak ada hubungannya dengan “accident” tsb

  • Nandar wrote on 13 December, 2011, 12:58

    Dear Bpk. Imam

    Mohon bantuan penjelasan :
    Dalam PSAKBI Pasal 1 ayat 2 tertulis Kerugian atau kerusakan yang disebabkan oleh peristiwa dalam ayat 1 selama Kendaraan Bermotor ybs berada diatas kapal untuk penyeberangan yg berada di bawah pengawasan Dir. Jenderal Perhubungan Darat, termasuk kerugian dan kerusakan yg diakibatkan kapal bersangkutan mengalami kecelakaan.

    Yang saya tanyakan kapal2 apa saja yg dibawahi oleh Dir. Jendral PErhubungan darat, apakah hanya kapal Ferry saja atau semua kapal termasuk kapal pelni.

    Contoh kasus, ada teman saya dengan usaha pengiriman udang dari dan ke Surabaya, pada peristiwa terbakarnya KM. Kirana IX mobilnya terbakar dan tenggelam. knp pihak asuransi menolak klaim dari teman saya itu ? tolong penjelasan dari Pak Imam. Terima kasih.

    salam

    Nandar

  • IMAM MUSJAB wrote on 24 December, 2011, 8:25

    sudah di email ya Pak. kapal-kapal yang dimaksud adalah kapal-kapal ferry penyeberangan yang dikelola oleh ASDP seperti untuk penyeberangan Merak – Bakauheni, Surabaya – Madura, Ketapang – Banyuwangi, dll

  • david syahrial wrote on 15 February, 2012, 17:35

    mat sore pak imam, saya mau bertanya, motor saya hilang saya sudah lapor kepolisian dan ke financial tempat saya kredit, dgn kejadian begini apa hak saya yg di bayar oleh asuransi, ? apa benar saya tidak dapat apa2., makasioh..

    IMAM MUSJAB: Memang asuransi dibuat untuk kepentingan Leasing/Bank atas sisa kredit mereka, maka asuransi akan bayar ke leasing harga kendaraan (pada saat hilang), leasing/bank akan memperhitungkan dengan sisa kredit yang masih terhutang. Nah baru kalo ada sisanya akan dibayarkan ke Bapak. Silakan hubungin Finance nya Pak untuk perhitungannya.

  • mulyadi wrote on 27 March, 2012, 23:00

    Mohon Bantuannya ?! kendaraan saya telah hilang, sejak 3 (tiga) bulan yang lalu saya telah melaporkan pada konsultan/pengurus Asuransi, Namun sampai dengan saat ini belum juga ada jawaban tentang Aplikasi saya ?! Sekali lagi saya mohon Bantuan untuk Jawabannya. Terima Kasih. Mulyadi.

    waduh udah lama sekali, Pak. silakan langsung hubungi perusahaan asuransi saja pak ke bagian klaim asuransi kendaraan, bapak bisa menanyakan langsung status klaimnya, sebagian besar perusahaan asuarnsi sudah memiliki fasilitas online system yang bisa memonitor status klaim dengan cepat.

  • zauna amin wrote on 13 May, 2012, 17:53

    mohon penjelasan resiko sendiri.

    Resiko Sendiri (Own Risk) atau juga disebut Deductible, Excess, atau potongan klaim: adalah jumlah yang menjadi beban klien, yang asuransi tidak bayar, dipotong dari total klaim. misalnya jumlah klaim (biaya perbaikan) adalah 500,000 – own risk 200,000 = asuransi bayar 300,000

  • iko wrote on 14 June, 2012, 10:46

    salam super, pak saya mendapat claim dengan keadaan seperti ini yaitu, mobil yang saya cover mengerem mendadak karena mobil di depannya mengerem mendadak juga,kemudian bahan cair kimia yang dibawa oleh mobil di depannya muncrat atau menyembur ke kendaraan yang saya cover…kebetulan mobil yang membawa itu adalah pick up…nah setelah itu mobil yang saya cover mengalami kerusakan pada cat di kap mesin nya(sedan)karena semburan bahan cair kimia, hal seperti ini apakah bisa di claimkan ya pak?karena yang saya permasalahkan disini adalah tidak adanya benturan antara kedua kendaraan tersebut..namun ada kerugian yang terjadi…,mungkin itu dari saya,terimakasih mohon pencerahan dan penjelasannya

    Tidak dijamin, Pak jika tidak terjadi “benturan” atau “kecelakaan yang dijamin dalam polis”

  • Josua wrote on 11 January, 2013, 15:03

    Kepada Yth Bpk. Imam Musjab, saya ada contoh kasus tabrakan beruntun antara mobil A, mobil B dan C “pengendara sepeda”. apabila terjadi tabrakan beruntun antara ke – 3 pihak tersebut, lantas bagaimanakah pemecahan masalahnya? dan siapakah yang bersalah?
    pihak ke – 3 (pengendara sepeda) tsb apakah dijamin? dan siapakah yang menjamin bodily injury pihak ke – 3 tsb ? mohon penjelasannya ya pak,
    terima kasih banyak.

    Memutuskan siapa yang bersalah memang bukan domain “warga sipil”. bisa minta bantuan “pengadilan” atau “pihak kepolisian”

    Namun tentu bisa di “musyawarahkan diluar jalur pengadilan”. Tapi apakah para pihak akan setuju dengan “siapa yang diputus bersalah?” dan “siapa yang harus bayar ganti rugi”? Jika di asuransikan bisa minta bantuan pihak asuransi untuk negosiasi masing2 pihak. karena siapa yang bersalah adalah tidak penting jika punya asuransi.

    Dalam pandangan saya atau pada umumnya masyarakat, siapa yang nabrak itulah yang bersalah? karena tidak menjaga cukup jarak aman. atau kurang berhati-hati.

  • IIN MARDAYANTI, S.Si wrote on 28 January, 2013, 14:35

    ass. suami saya sedang mencicil sebuah kendaraan baru 18 bulan, namun sekarang suami saya sudah tiada pada tgl 9 november 2012. saya sudah laporkan hal ini kepada pihak lising pd 27 november 2012, namun sampai saat ini belum ada kabar baiknya. beberapa kali saya mampir ke pihak lising jawabanya adalah masih dalam proses, selama proses tersebut saya masih mencicil. terus terang sy keberatan jika harus mencicil terus karena sekarang saya mencari sendiri dan menghidupi 2 orang anak yang sedang membutuhkn biaya. Yang saya mau tanyakan adalah berapa lamakah proses klaim asuransi ?

    apakah jika sudah lapor itu msh tetap mencicil? (jika dilindungi asuransi jiwa kredit) harusnya tidak lagi ibu sejak terjadi “ketidakmampuan / cacat tetap total selamanya” atau “kematian”

    berapa lamakah proses klaim asuransi ? umumnya 30 hari, ibu

  • Djoko Haditomo wrote on 21 February, 2013, 16:22

    Ass wwb,
    Yth Pak Imam M
    Pak saya mau tanya, saya mengasuransikan mobil saya sebesar Rp. 215 jt, (Inova 2011)
    pada tgl 3 Feb 2013 mobil saya hilang dan sudah saya laporkan kepada pihak Assuransi
    yang ingin saya tanyakan penggantian assuransi tersebut apakan dihitung sari harga Polis (215 jt) dicurangi biaya 5 % atau dari harga pasaran saat ini Pak.
    Soalnya menurut pihak Asuransi akan diganti sebesar harga pasar, tapi kalau harga pasar lebih tinggi maka akan diambil harga Polis.
    Betulkah demikian pak.

    Tks atas jawabannya.

    Betul yang dinyatakan pihak asuransi, Pak
    “menurut pihak Asuransi akan diganti sebesar harga pasar, tapi kalau harga pasar lebih tinggi maka akan diambil harga Polis”

  • Farrokh wrote on 27 February, 2013, 16:08

    If we want to issue a CAR policy ( with contractors plant and machinery coverage included ) , do we must include General condition of contractors plant and machinery policy to that CAR policy ? or not ?

    Not necessary. CAR Policy is sufficient to cope with

  • entis sutrisna wrote on 5 March, 2013, 14:48

    salam mas imam : mohon penjelsan ” exclude aid activity” -dan warranty ini kapan tepatnya di terapkan di polis HE.

    Wah..harusnya tidak ada exclusion itu. justru kita sebagai perusahaan asuransi harus mendukung kegiatan yang bersifat “sosial” (aid). masak HE tidak boleh digunakan untuk kegiatan “sosial”???

  • supri wrote on 29 March, 2013, 20:03

    pak ,mau tanya kalau mobil angkutan terbakar sudah di laporkan polisi apakah dpat asuransi juga………..

    kalo punya asuransi, mobil terbakar tentu dijamin, Pak
     

  • Indra PK wrote on 30 March, 2013, 15:05

    assalamu alaikum mas imam..mau menanyakan kalau mobil di taruh di pinggir jalan tanpa pengawasan dan kontrol dari tertanggung…tiba tiba roda bannya hilang …apakah masuk dalam jaminan polis psakbi..dengan menunjuk pasal mengenai pencurian kuhp 362, 363 dan 365..mohon penjelasannya …terima kasih

    betul. dijamin, Pak

  • david wrote on 26 April, 2013, 23:48

    Pak Imam, saya punya saudara membeli kendaraan avanza secara kredit dan memang sejak awal diperuntukkan untuk disewakan, untuk itu Beliau mengambil asuransi kendaraan Komersial dengan jenis pertanggunggan : 1. Comprehensive , 2 Loading Rate Usia, 3. Theft dan 4.TPL dan dalam endorsement ada keterangan “Peggunaan kendaraan” : Disewakan tanpa pengemudi.
    Case : Mobil disewakan kepada perusahaan rental mobil > yang akhirnya hilang dibawa penyewa kendaraan

    Yang ingin saya tanyakan Pak :
    1. Apakah ini dapat di claim ke pihak asuransi ?, saya khawatir pihak asuransi berlindung dibalik klausula Penggelapan.
    2. Langkah apa yang harus dilakukan oleh Tertanggung pada pihak asuransi

    Terima kasih sebelumnya kami ucapkan pada Pak Iman …,  mohon dapat dberikan masukan dan pemahaman yang benar pada kami. 

    salam

    Penggunaan kendaraan di polis sudah benar : untuk disewakan
    Namun pasal penggelapan (asumsi saya) tidak dihapus, sehingga mobil dibawa kabur penyewa tetap tidak dijamin

    Langkah apa yang harus dilakukan oleh Tertanggung pada pihak asuransi?
    kalo sudah terjadi klaim mungkin tidak ada yang bisa dilakukan Pak selain bernegosiasi untuk meminta kebijaksanaan untuk penggantian klaim (ex-gratia), namun perusahaan asuransi jarang yang mau mengabulkannya.

    Kedepannya, jika penggunaan kendaraan untuk disewakan maka mintalah agar “penggelapan” atau “dibawa kabur penyewa” dapat dijamin.

    Saya turut prihatin atas kerugian yang menimpa Bapak

  • jamal wrote on 4 July, 2013, 11:14

    Selamat siang pak.

    Saya mau tanya: motorku di pinjam teman dan mengalami kecelakaan tabrakan dengan sebuah mobil sampai hancur lebih dri 75%.apa kah motorku bisa dapat asuransi….???
    Apa sja persyaratan nya….???

  • jamal wrote on 4 July, 2013, 11:21

    Selamat siang pak.

    Saya mau tanya: motorku di pinjam teman dan mengalami kecelakaan tabrakan dengan sebuah mobil sampai hancur lebih dri 75%.apa kah motorku bisa dapat asuransi….???
    Apa sja persyaratan nya….???
    motorku jga msih kredit dngan janka 2 thun,dan kecelakaan pada angsuran yg ke 12 bulan atau 1 tahun.
    Mohon penjelasan…..karna menurut adira finance tempat saya kredit yg bagian asuransi,katanya tidak bisa di asuransi karna yg pakai saat kecelakaan,tidak memiliki SIM.

    Betul, Pak tidak memakai SIM berarti adalah pelanggaran hukum (lalu lintas) tidak diganti

  • andi r. setyadi wrote on 8 July, 2013, 14:42

    Ass. pak saya mau tanya apakah mobil sedang berjalan dari lokasi proyek menuju basecamp, tiba-tiba mobil dikap mesinnya mengeluarkan asap dan terbakar , apakah dalam polis PSKBI terjamin apabila tertanggung menuntut ganti rugi ? mohon penjelasan yang lebih detail ? terima kasih pak

    akibat kebakaran dijamin, Pak (Pasal 1 (1.4))

    *dengan asumsi bahwa: kendaraan tidak dijalankan dengan paksa atau melalui jalan yang tidak diperuntukkan untuk kendaraan bermotor, atau dipergunakan tidak sesuai dengan peruntukannya sesuai dengan yang disebutkan didalam polis

  • Supriyono wrote on 24 October, 2013, 14:48

    Ass pak, pak saya mau tanya rumus untuk menghitung loss ratio pada asuransi kendaraan gimana pak,

    terima kasih

    Simple Total Klaim / Total Premi x 100%, Pak

  • pemiludiyanto wrote on 25 February, 2014, 7:52

    pak imam…mohon pencerahan, bilamana kendaraan bermotor semisal mobil penumpang pribadi diasuransikan total loss plus tpl (tanggung jawab hukum pihak ketiga) .
    bilamana terjadi kecelakaan dan pihak ketiga yg dirugikan menuntut ….. apakah kerusakan atau kerugian pihak kedua harus diatas 75% dari TSI,  baru pihak ketiga bisa menuntut kerugian yg diderita kepihak asuransi. ? terimakasih .:-)

    Tidak, Pak
    Kerugian pihak ketiga (TPL) dapat berupa kerugian harta benda (kendaraan, gerobak, rumah, dll) tidak harus total loss, rusak sedikit juga dijamin. apalagi kerugian berupa cidera badan tentu tidak harus meninggal, lecet juga di jamin.

  • joko nugroho wrote on 28 April, 2014, 10:33

    Dear Mas Imam, menindaklanjuti pembicaraan kita sebelumnya mengenai case contoh “Pak Budi membeli mobil baru, Mercy 2014 seharga Rp. 1,000,000,000, mobil diasuransinya comprehensive full perils. Kendaraan dikirim dari Jakarta ke surabaya dengan digendong kendaraan lainnya” Pertanyannya apakah mobil mercy tersebut dijamin dalam polis PSAKBI jika kendaraan yang mengangkut mengalami kecelakaan? Menurut saya ini tidak dijamin karena masuk asuransi pengiriman. Agen menyampaikan bahwa jika kendaraan yang mengendong mengalami kecelakaan
    maka mobil mercy tersebut juga kena benturannya dan akibat benturan ini dijamin dalam polis PSAKBI? Agennya juga meminta bukti dipolis yang menyebutkan jika kendaraan tidak dijamin? Mohon pencerahannya

  • denni wrote on 10 November, 2014, 22:35

    Salam pak imam, terkait klaim kehilangan kendaraan akibat theft. Saya mau tanyakan berapa standard atau waktu dikatakan kendaraan tsb hilang. Karena ada yg mengatakan 2 bulan dari tgl kehilangan dan ada jg yg menyatakan 3 bulan dari tgl. Kehilangan, sedangkan di wording polis psakbi tidak tercantum ketentuan ttg. Jk waktu kehilangan. Apakah proses klaim bs langsung dilakukan sedangkan waktu kehilangan belum 2 bulan? Apakah diperlukan laporan kepolisian lagi setelah 2 atau 3 bulankendaraan tdk ditemukan?

    IMAM MUSJAB : (Pasal 15 PSAKBI)
    2.1.2. hilang karena pencurian sebagaimana dimaksud pada Pasal 1 ayat (1) butir 1.3. dan tidak diketemukan dalam waktu 60 (enam puluh) hari sejak terjadinya pencurian;

    PASAL 14
    DOKUMEN PENDUKUNG KLAIM
    baca polisnya di sini
    http://ahliasuransi.com/polis-polis-standar-aaui-dan-klausul-klausulnya/

    Laporan klaim ke asuransi dan ke kepolisian dapat segera dilakukan, termasuk ngurus dokumen klaimnya

    Namun pembayaran klaim tentunya baru bisa dibayarkan jika setelah 60 hari belum diketemukan – maka baru dianggap sebagai “Total Loss”

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

Copyright © 2014 AHLIASURANSI.com. All rights reserved. Managed by Imam MUSJAB
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.