Konsep Dasar Asuransi Liability : Siapakah pihak ketiga? Kerugian apa saja yang dijamin?

Asuransi Tanggung Jawab Hukum Terhadap Pihak Ketiga

Liability Insurance adalah Asuransi yang menjamin tanggung jawab hukum terhadap kerugian yang dialami pihak ketiga baik berupa kerugian materiil harta benda (property damage) maupun cidera badan (bodily injury) yang disebabkan oleh suatu peritiwa atau kejadian sehubungan dengan kegiatan usaha atau aktivitas Tertanggung.

1.A. Siapakah Pihak Ketiga?

Pihak Pertama : Tertanggung (Pihak yang menutup asuransi / pembeli polis)

Pihak Kedua : Penanggung (Pihak penjamin)

Pihak Ketiga : Semua pihak diluar Pihak Pertama dan Pihak Kedua

1.B. Kerugian apa saja yang dijamin?

Kerugian yang dialami pihak ketiga berupa:

Third Party Property Damage

Klaim atas kerugian materiil harta benda yang dialami pihak ketiga(third party property damage) meliputi ganti rugi atas:

  1. Biaya perbaikan (cost of repair)
  2. Biaya pembangunan kembali (cost of reinstatement)
  3. Biaya kehilangan uang sewa (loss of rent)
  4. Biaya kehilangan pendapat selama masa perbaikan (direct consequential loss)

Third Party Bodily Injury

Klaim atas cidera badan, kematian atau cacat tetap yang dialami pihak ketiga (third party bodily injury) meliputi ganti rugi atas:

  1. Biaya pengobatan (medical care and related expenses)
  2. Santunan kematian (death benefit)
  3. Santunan cacat tetap (permanent physical disability or disfigurement)
  4. Kehilangan pendapatan sementara karena tidak mampu bekerja (income lost because of the accident, because of time spent unable to work or undergoing treatment for injuries)
  5. Kehilangan pekerjaan atau pendapatan tetap atau selamanya tidak mampu bekerja akibat kecelakaan fatal, kematian, atau cacat tetap.
  6. Kehilangan kesempatan sosialiasi, pendidikan, training, rekreasi atau kesempatan khusus lainnya (loss of opportunity, social, and educational experiences, including missed school or training, vacation or recreation, or a special event)
  7. Kerugian yang bersifat emosional, stress, kehilangan akal, depresi, malu, dan hal-hal lain yang berhubungan dengan hubungan kekeluargaan seperti merawat anak, keguguran, atau kekerasan seksual dll (emotional damages, such as stress, embarrassment, depression, or strains on family relationships — for example, the inability to take care of children, anxiety over the effects of an accident on an unborn child, or interference with sexual relations)
  8. Pencemaran nama baik (defamation libel and slander), pembunuhan karakter, karir, politik dll.

Defence Costs and Expenses

Biaya pembelaan klaim (defend costs and expenses) seringkali merupakan komponen klaim yang paling besar dari klaim tuntutan pihak ketiga (liability) yang biasanya terdiri dari:

  1. Biaya pengacara (lawyer) dalam menjawab somasi, mewakili perusahaan baik dipengadilan maupun diluar pengadilan
  2. Biaya pengadilan atau beracara di pengadilan mulai dari tingkat rendah (pengadilan negeri) sampai tingkat supreme court (MA)
  3. Biaya saksi-saksi, laboratorium, surveyors, penyelidikan, investigasi yang dianggap perlu untuk pembelaan klaim.
  4. Biaya-biaya negosiasi, mediasi, arbitrasi untuk penyelesaian klaim

1.C. Mengapa Anda Butuh Liability Insurance?

Silakan klik disini untuk baca selengkapnya

1.D. Apa saja yang dapat menyebabkan tuntutan hukum dari pihak ketiga?

Hal-hal apa saja yang dapat menyebabkan tuntutan hukum dari pihak ketiga? atau yang menjadi dasar / sumber timbulnya tuntutan hukum?

  1. Negligence (kelalaian)
  2. Nuisance (gangguan)
  3. Trespass (pelanggaran hak milik orang lain)
  4. Breach of statutory duty (pelanggaran hukum / perundang-undangan)
  5. Strict Liability
  6. Vicarious Liability
  7. Contractual Liability (tanggung jawab hukum berdasarkan kontrak)
  8. Defamation : libel and slander (pencemaran nama baik)

1.E. Pembelaan (Defences)

Silakan klik disini untuk baca selengkapnya

1.F. General Liability

Berbagai istilah CGL:

Commercial General Liability (American Terms)

Comprehensive General Liability (European Terms)

Combined General Liability (refer to package liability)

Jaminan umumnya terdiri dari :

  1. Public Liability
  2. Product Liability
  3. Workmen Compensation
  4. Employers Liability
  5. Automobile Liability

Any inquiry please give me a call at +628128079130 email at imusjab@qbe.co.id or imusjab@gmail.com

By Imam MUSJAB

 

Konsep Dasar Professional Liability

About the Author

has written 1632 stories on this site.

6 Comments on “Konsep Dasar Asuransi Liability : Siapakah pihak ketiga? Kerugian apa saja yang dijamin?”

  • Saterdi wrote on 19 October, 2012, 13:42

    selamat siang pak imam,
    pernahkah bapak menyelasaikan masalah atau pernahkah ada masalah sehubungan timbulnya tuntutan hukum dari pihak ketiga seperti  :
    1. Negligence (kelalaian)
    2. Breach of statutory duty (pelanggaran hukum / perundang-undangan)
    dan bagaimana pemecahan masalah nya serta aturan/ perundang-undangan apa yang mengatur permasalahan tersebut, terima kasih
    brgds
    saterdi

    Hampir 99% kasus klaim liability yang kami tangani adalah “Negligence” dan 1% nya adalah “Breach of statutory duty”

    Acuan hukumnya hampir 99% adalah “KUHPerdata”

    Penyelesaian kasusnya hampir 99% adalah diluar pengadilan alias “Musyawarah untuk Mufakat” namun ada juga yang harus berakhir di “Pengadilan” atau “Arbitrase”

  • Saterdi wrote on 19 October, 2012, 14:03

    Terima kasih atas jawabannya pak,
    Dapatkah bapak memberikan salah contoh kasus”Negligence” yang telah terselesaikan
    brgs
    saterdi

    kasus-kasus klaim bisa dibaca di “Asian Casualty Report” atau beberapa diantara-nya di sini atau di sini

  • agung wrote on 21 April, 2015, 15:04

    Met Siang Bp. Imam,
    mohon informasi tentang liability insurance dengan kasus berikut ini :
    1. Kendaraan (pihak ketiga) mengalami kerusakan karena terkena alat berat milik tertanggung.
    2. Supir (pihak ketiga) cidera badan terkena pallet
    saat tertanggung beraktifitas
    3. Barang (pihak ketiga) yang sedang dipindahkan oleh tertanggung mengalami kerusakan terkena forklift.
    Tertanggung merupakan perusahaan freight forwarding.
    Pertanyaan : Asuransi apa saja yang diperlukan tertanggung dalam 3 hal diatas? Apakah ada produk khusus untuk ‘freight forwarding liability’?
    Terima kasih atas perhatian dan tanggapannya

    Betul sekali, Pak
    Klien Bapak butuh “Freight Forwarders Liability”
    Baca di sini
    http://ahliasuransi.com/freight-forwarders%E2%80%99-liability-insurance-apa-mengapa/

  • jimmy wrote on 24 July, 2015, 16:43

    Selamat Sore Pak Imam,

    saya mau bertanya, misalkan sebuah gedung parkiran menggunakan asuransi Public Liability, apakah :
    1. jika terjadi kerusakan pada kendaraan karyawan pemilik bangunan akibat tertimpa plafon gedung, kerugiannya dapat di klaim kan pada polis ini?
    2. apakah jika yang tertimpa plafon adalah karyawan dari Gedung itu sendiri, apakah dapat mengajukan klaim cidera badan pada polis public liability ini?

    mohon bantuan penjelasannya Pak. Terimakasih

    (untuk gedung terdpat kemungkinana ada perbedaan para pihak misalnya : pemilik gedung, penyewa gedung, pengelola gedung)

    1. jika terjadi kerusakan pada kendaraan karyawan pemilik bangunan akibat tertimpa plafon gedung, kerugiannya dapat di klaim kan pada polis ini?
    BISA DIKLAIM, karena “kendaraan karyawan” bukan “aset pemilik gedung” = TPPD (Third Party Property Damage)

    2. apakah jika yang tertimpa plafon adalah karyawan dari Gedung itu sendiri, apakah dapat mengajukan klaim cidera badan pada polis public liability ini?
    DIKLAIM DI WCI (Workmen Compensation Insurance)
    TIDAK BISA DIKLAIM DI CGL (Bukan TPBI)

    *Catatan : dibeberapa negara / yurisdiksi kasus no.2 bisa diklaim di CGL sebagai TPBI (Third Party Bodily Injury) – Tapi di Indonesia kayaknya masih belum disupport oleh UU atau Peraturan yang berlaku

  • Latersia wrote on 29 March, 2016, 9:53

    Selamat pagi Pak Imam,

    Saya mau bertanya,
    Saya memiliki kontrak yang bunyinya sbb:

    1. Setiap tuntutan, kerusakan, kerugian atau pembiayaan yang disebabkan oleh atau akibat dari setiap kecerobohan atau pelanggaran terhadap kewajiban PIHAK KEDUA termasuk wakil-wakilnya (termasuk setiap penyalah gunaan atas barang-barang milik PIHAK PERTAMA atau yang disediakan oleh PIHAK PERTAMA; dan 
     
    2. Setiap kerugian atau kerusakan akibat dari tuntutan pekerja PIHAK KEDUA berdasar undang – undang yang berlaku pada waktu itu mengenai kecelakaan diri yang terjadi semasa menjalankan pekerjaannya. 
     
    3. Setiap tuntutan, klaim dari PIHAK KETIGA karena kecelakaan atau kerusakan terhadap  setiap orang atau setiap harta benda apa saja (termasuk kerusakan terhadap lahan atau tanaman dan lain-lain) yang mungkin timbul atau sebagai akibat dari pekerjaan PERJANJIAN yang dilakukan oleh PIHAK KEDUA, dan
     
    4. Setiap tuntutan yang menyangkut pelanggaran hak-hak paten, hak cipta, atau hak lain yang dilindungi berkenaan dengan peralatan konstruksi, mesin-mesin atau bahan-bahan yang digunakan dalam pelaksanaan pekerjaan jasa.
     
    5. PIHAK KEDUA dari saat memulai hingga penyelesaian pekerjaan harus bertanggung jawab atas kehilangan atau kerusakan peralatan, pekerjaan permanen, pekerjaan sementara, dan bahan-bahan yang terjadi selama pelaksanaan PEKERJAAN akibat kelalaian PIHAK KEDUA

    Dari point-point tersebut di atas, Asuransi apa yg kira-kira cocok saya ambil, untuk mengcover semua point-point di atas?
    Apakah ada asuransi tersendiri khusus untuk poin ke-4?

    Mohon pencerahannya, pak. Terima kasih

    Persyaratan kontrak (seperti ini) umumnya kontraktor harus beli asuransi yang lengkap, yaitu:
    1. Asuransi terhadap contract works –> (CAR/EAR)
    2. Asuransi terhadap peralatan / equipment yang digunakan –> (CPM) – bila menggunakan alat-alat berat
    3. Asuransi terhadap kecelakaan kerja karyawan –> (WCI/EL) – bisa diganti dengan BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan
    4. Asuransi terhadap tanggung jawab hukum pihak ketiga –> (CGL)

    Jadi butuh 4 jenis asuransi tersebut atau paling tidak No.1 dan 4 saja

  • Gatot Sugianto wrote on 28 September, 2016, 11:33

    Dear Pak Imam,

    Ada yang saya mau tanyakan terkait Public Liability ada case resort pengunjungnya jatuh dari sepeda ketika menginap di sana, tapi di terjatuh di luar kawasan resort dengan menggunakan sepeda milik resort.

    Apakah accident tersebut dapat masuk dalam coverage Public Liability ya, mohon infonya

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

*

Copyright © 2017 AHLIASURANSI.com. All rights reserved. Managed by Imam MUSJAB
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.