Klaim General Average : Mengapa average guarantee / salvage security kami ditolak? Apa yang harus kami lakukan?

At the end of the day, it is the insurers (for hull or cargo) of the respective parties involved in the common adventure that pay for general average contributions which the parties can recover by way of indemnity under their respective insurance contracts.

Pada gilirannya, adalah kewajiban dari perusahaan asuransi kargo atau asuransi kapal yang bersangkutan untuk membayar biaya konstribusi general average yang mana biaya-biaya tersebut dijamin dalam kontrak asuransi pengangkutan atau asuransi kapal.

Pertanyaan dari rekan di perusahaan asuransi yang sedang mengurus klaim General Average:

Dear Pak Imam. Apa kabar? semoga selalu sehat. 

Kami menerbitkan polis marine cargo MOC untuk PT. ABC atas impor Cotton Raw Australia. Pada tanggal 4 Desember 2015 barang cargo yang diangkut kapal “HJA” berbendera Korea yang berlayar dari Australia ke Jakarta kandas di perairan Banten. Untuk menarik kapal kandas tersebut HJA kemudian menyatakan kejadian sebagai General Average menunjuk PT. SMS (salvor) untuk menariknya dan berhasil. Kapal kemudian ditarik ke Singapura. Kejadian tersebut dinyatakan sebagai General Average oleh “HJA” yang kemudian menunjuk KRH Average Adjuster dari Korea. Untuk kepentingan pelepasan cargo, pihak adjuster tersebut kemudian mengeluarkan Notice yang meminta setiap pihak terkait (cargo owner dan insurer) untuk menyerahkan beberapa dokumen, diantaranya: 

  1. –        Average Bond (Form A) yang ditandatangani oleh cargo owner 
  2. –        Average Guarantee (Form B) yang ditandatangani oleh insurer 
  3. –        Bill of Lading 
  4. –        Premium Invoice 
  5. –        Certificate of Insurance 
  6. –        Salvage Security yang ditandatangani oleh insurer 

Dalam notice-nya KRH menginstruksikan agar seluruh document scan diatas, kecuali Salvage Security, dikirimkan kepada KRH. Sedangkan Salvage Security dikirimkan kepada PT. SMS (salvor). Dokumen-dokumen yang dikirimkan kepada KRH telah diterima dengan baik, namun KRH kemudian mengabarkan bahwa salvage security yang dikirimkan oleh insurer ditolak oleh salvor. Sehubungan dengan penolakan  ini KRH Adjuster kemudian meminta penyerahan cash deposit senilai 22% dari nilai CIF. 

Pertanyaan: 

  1. Apa yang menyebabkan Salvage Security ditolak oleh Salvor? Mengingat insurer lain tidak mengalami hal ini karena cargo dari para pemegang polis lain sudah bisa release. 
  2. Siapa yang seharusnya menyerahkan cash deposit, apakah cargo owner atau insurer? Hal ini kami sampaikan mengingat belum ada tuntutan klaim dari cargo owner karena KRH Average Adjuster belum menyampaikan perhitungan finalnya. Jika insurer yang harus menyerahkan cash deposit, apa dasarnya? 
  3. Apa tindakan lebih lanjut yang harus dilakukan oleh insurer dalam hal ini? 
  4. Siapa lagi pihak yang seharusnya berkoordinasi dalam hal ini selain insurer, karena sejak kejadian kapal kandas, pemegang polis tidak pernah melakukan komunikasi dengan insurer. 

Mohon pencerahannya. Terima kasih 

 

Halo Pak. Kabar Baik, Alhamdulillah. 

Klaim General Average memang cukup rumit dan perlu waktu lama untuk menyelesaikannya karena melibatkan banyak kepentingan (Cargo interests, ship owners, salvor, dll). Jika Sum Insured nya besar saya sarankan untuk menunjuk “Average Adjusters” untuk mewakili kepentingan Bapak dalam klaim ini agar lebih mudah urusannya.

Pertanyaan:

  1. Apa yang menyebabkan Salvage Security ditolak oleh Salvor? Mengingat insurer lain tidak mengalami hal ini karena cargo dari para pemegang polis lain sudah bisa release.

Penolakan Security adalah hak dari mereka, biasanya penolakan karena:

  1. Mereka tidak yakin (not confident) dengan pihak yang memberikan guarantee, baik menyangkut kredibilitas perusahaan maupun kemampuan keuangannya. Ingat guarantee ini adalah berisi kesanggupan untuk membayar sejumlah uang di masa yang akan datang setelah perhitungan klaim GA completed.
  2. Security bukan berasal dari perusahaan asuransi atau lembaga keuangan;
  3. Ada juga mereka yang mempersyaratkan bahwa guarantee harus berasal dari perusahaan asuransi atau lembaga keuangan yang trading di London market
  4. Ada juga yang mempersyaratkan bahwa guarantee harus berasal dari perusahaan dengan rating minimum BBB S&P (misalnya)

(saya tidak tahu persis alasan mereka menolak security dari Bapak)

Jika Security ditolak, saran saya Bapak bisa minta bantuan kepada mereka yang Security nya bisa diterima. Cara termudah bisa dengan menunjuk average adjusters misalnya “WKWebster” (www.wkwebster.com) atau “Dolphin Maritime”. WKW/Dolphin dapat mewakili kepentingan Bapak untuk klaim ini dan dapat juga issue Security atas nama Perusahaan Bapak (tentu saja mereka akan minta Letter of Indemnity)

Atau Bapak bisa juga minta tolong ke Bank (yang security nya bisa diterima) untuk membantu dengan Bank Guarantee (tapi pastinya khan harus bayar, malah harus deposit sebesar jaminan). Alternative terakhir ya harus bayar Cash Deposit sebagai jaminan.

  1. Siapa yang seharusnya menyerahkan cash deposit, apakah cargo owner atau insurer? Hal ini kami sampaikan mengingat belum ada tuntutan klaim dari cargo owner karena KRH Average Adjuster belum menyampaikan perhitungan finalnya. Jika insurer yang harus menyerahkan cash deposit, apa dasarnya?

Bagi kargo yang diasuransikan (dijamin dalam polis asuransi marine cargo), tentu adalah kewajiban pihak penanggung untuk mengeluarkan jaminan (Guarantee), jika guarantee nya ditolak – tentu bukan salahnya si Tertanggung juga, pihak penanggunglah yang harus mengatasi permasalahan tersebut. Dasarnya tentu adalah POLIS karena polis menjamin klaim GA

(Maksud saya prosedurnya hukumnya adalah Ship Owner (diwakili oleh Average Adjusters) akan minta cash deposit ke Cargo Owners berdasarkan kontrak pengangkutan, kalo tidak bayar deposit tentu kargonya tidak akan di release. Cargo Owners pada gilirannya akan klaim ke Penanggung atas dasar Kontrak Asuransi (Polis) yang menjamin klaim atau biaya-biaya GA)

Perhitungan final dari average adjusters bisa sangat lama, rata-rata memakan waktu 2 tahun atau lebih (tergantung kasusnya)

  1. Apa tindakan lebih lanjut yang harus dilakukan oleh insurer dalam hal ini?

Sudah dijelaskan di atas.

  1. Siapa lagi pihak yang seharusnya berkoordinasi dalam hal ini selain insurer, karena sejak kejadian kapal kandas, pemegang polis tidak pernah melakukan komunikasi dengan insurer.

Cargo Owners harusnya sudah diberitahu, khan dia juga harus sign Average Bond juga

Perusahaan Asuransi juga harus minta “Counter Guarantee” dari Tertanggung (Cargo Owners) atas “Average Guarantee” yang diterbitkannya, jika nantinya klaim (setelah diinvestigasi) ternyata tidak dijamin dalam polis, atau untuk membayar kembali Excess atau Deductible yang tidak dibayar oleh Polis.

Siapa yang dapat dihubungi jika anda butuh bantuan untuk menerbitkan General Average Guarantee atau Salvage Guarantee?

if you require assistance in providing GA or salvage guarantees, please contact 

Dolphin Claims Services (Singapore) Pte. Ltd

WK Webster

Demikian, Pak semoga membantu

Good Luck!!

Kind regards,

Imam MUSJAB

PT Asuransi QBE Pool Indonesia
A member of the Worldwide QBE Insurance Group
Direct: +62 21 5723737 ext 233Fax: +62 21 5710547/ 48  Mobile: +62 8128079130 
Email: imam.musjab@qbe.co.id
Visit us on the web at www.qbe.co.id

Baca juga:

General Average & Salvage Documentation

Salvage Security forms:

Counter Guarantee

 

 *Bank Guarantee dapat digunakan jika GA Guarantee atau Salvage Guarantee yang diterbitkan oleh perusahaan asuransi tidak dapat diterima oleh Ship Owners / Salvors / Average Adjusters yang mewakilinya

 

 

About the Author

has written 1649 stories on this site.

One Comment on “Klaim General Average : Mengapa average guarantee / salvage security kami ditolak? Apa yang harus kami lakukan?”

Write a Comment

Gravatars are small images that can show your personality. You can get your gravatar for free today!

*

Copyright © 2017 AHLIASURANSI.com. All rights reserved. Managed by Imam MUSJAB
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.