Archive for the ‘General Accident’ Category

Tak Ada Peringatan soal Bakrie Life

Tak Ada Peringatan soal Bakrie Life
JAKARTA, KOMPAS.com - Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan seharusnya sudah menjatuhkan sanksi kepada Bakrie Life sejak tahun 2008 karena tidak mengindahkan peringatan untuk mengurangi agresivitas dalam berinvestasi di saham. Bapepam-LK juga seharusnya mengumumkan kepada publik bahwa produk yang ditawarkan Bakrie Life adalah produk berisiko tinggi sehingga masyarakat mengantisipasinya. Full story

Tragedi Situ Gintung & Klaim Asuransi

Hingga Senin (30/3), jumlah korban meninggal akibat jebolnya tanggul Situ Gintung Tangerang tercatat mencapai 98 orang, jumlah korban yang dinyatakan hilang, yang semula 115 orang, sekarang tinggal 100 orang, karena yang 15 orang sudah diketemukan, Sedangkan jumlah pengungsi meningkat menjadi 450 jiwa. Sedangkan jumlah korban yang dirawat, hingga Senin (30/3) jumlahnya 14 orang, dan semuanya dirawat di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta.   Jumlah rumah yang rusak, data Senin (30/3) tidak berubah yaitu sebanyak 319 rumah, kemudian Gedung UMJ mengalami kerusakan sebanyak 11 unit….   Sumber: Depkominfo   Ditinjau dari sisi klaim Asuransi, tragedi situ gintung dapat diuraikan sebagai berikut: Full story

Kapal Sembako Tenggelam, 5 Orang Hilang

Kapal Sembako Tenggelam, 5 Orang Hilang Rabu, 14 Januari 2009 - 21:52 wib BANGKA BELITUNG - Kapal pengangkut barang sembako dan bahan bangunan Bangka Jaya Express dari Jakarta tujuan Pangkal Pinang Rabu dinihari tenggelam dihantam gelombang setinggi 4 meter di kawasan Pulau Ketawai Bangka Tengah, Bangka Belitung. Sebanyak 4 orang anak buah kapal (ABK) selamat namun lima lainnya hilang. Keempat korban tenggelamnya kapal pengangkut barang sembako ini divekuasi ke  Pelabuhan Kurau, Kabupaten Bangka Tengah setelah berhasil diselamatkan oleh nelayan yang melintas. Mereka diselamatkan setelah terapung-apung selama kurang lebih 8 jam di laut. Full story

AAUI cabut uji materi PP No. 39/2008

Jumat, 16/01/2009 AAUI cabut uji materi PP No. 39/2008   AAUI cabut uji materi PP No. 39/2008JAKARTA: Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI) akhirnya mencabut uji materi atas PP No. 39/2008 di Mahkamah Agung pascapenerbitan PP No. 81/2008 walaupun tidak sepenuhnya mengakomodasi keberatan asosiasi terkait dengan dana jaminan. (lihat tabel) PP No. 81/2008 tentang Penyelenggaraan Usaha Perasuransian mengubah jadwal pemenuhan persyaratan permodalan untuk perusahaan asuransi dan reasuransi yang diatur dalam PP No. 39/2008. Usulan dan keptusan penahapan permodalan (Rp miliar) Tahun PP 39/2008 Usulan AAUI PP 81/2008   Asuransi Reasuransi Asuransi Reasuransi Asuransi Reasuransi 2008 40 100         2009 70 150         2010 100 200     40 100 2011     40 100     2012         70 150 2013     70 150     2014         100 200 2015     100 200     Full story

Suggested Answer AAAIK & AAIK

Bagi mereka yang mempersiapkan diri menghadapi ujian bulan Maret ini ada baiknya log on to website AAMAI dan mempelajari soal-soal ujian dan yang lebih penting lagi mempelajari suggested answer yang tersedia. Suggessted answer sangat penting agar kita mengetahui cara menjawab soal-soal dan jawaban apa yang sebenarnya diinginkan oleh para penguji.   Suggested Answer AAAIK and AAIK Full story

Tips agar lulus ujian AAMAI

Gimana caranya supaya lulus ujian AAMAI? Sudah 3-4 kali ujian masih TL mulu? Padahal perasan bisa koq masih HL juga???   Dan banyak lagi ungkapan mereka yang menghadapi ujian AAMAI…   Bagi penulis tips atau resepnya sebenarnya adalah Niat, Belajar dan Cara Menjawab Soal   Niat (Motivation) Full story

Pabrik Tekstil Terbakar

23/09/2008 05:40 - Kebakaran   Liputan6.com, Bandung: Pabrik tekstil PT Politek di kawasan Batujajar, Bandung, Jawa Barat, hangus dilalap si jago merah, Senin (22/9) malam. Kebakaran terjadi tak lama setelah aliran listrik PLN normal kembali usai pemadaman bergilir. ... Full story

Skandal susu bubuk formula tercemar melamin: 6.200 Bayi terserang ginjalnya

6.200 Bayi demi Pesta Olimpiade     Skandal susu bubuk formula yang tercemar melamin sebenarnya sudah muncul di China pada awal Juli lalu, tetapi waktu itu baru sebatas kasak-kusuk di tingkat distributor dan toko. Namun, kini seluruh produk susu di China praktis ditarik dari pasaran, juga semua produk yang menggunakan susu, seperti es krim dan yogurt. KOMPAS.com, Minggu, 21 September 2008 | 03:00 WIB Akan tetapi, baru awal September ini kisah skandal susu tercemar itu terungkap kepada publik. Padahal, pada awal Agustus, Grup Sanlu yang berpusat di Provinsi Hebei sudah memberi tahu mitranya, Fonterra, dari Selandia Baru bahwa produk susu bubuk mereka tercemar unsur kimia melamin. Awal bulan Agustus berarti sebelum pembukaan Olimpiade Beijing yang digulir pada 8 Agustus lalu.   Beberapa pekan setelah kalangan distributor di Hebei bingung karena produk susu bubuk mereka ditarik, kemudian mereka mengganti dengan produk baru. Namun, produk baru tadi ditarik lagi hanya dalam hitungan beberapa hari berikutnya. Sangat tidak lazim.   Baru pada 11 September lalu Pemerintah China mengemukakan ada zat melamin dalam produk susu bubuk. Hari Jumat (19/9) zat kimia tersebut juga ditemukan pada produk susu cair. Selain itu, juga ada pada produk berbahan baku susu, termasuk Starbucks. Semua produk ini sudah dienyahkan dari pasar.   Alhasil, sampai kemarin sudah 6.244 bayi dipastikan ginjalnya terserang berkaitan dengan susu tercemar ini. Ada gejala kencing batu dan sulit kencing. Juga muncul gejala muntah-muntah. Empat bayi sudah meninggal dunia. Angka 6.244 bayi ini naik dari 1.200 bayi sehari sebelumnya. Luar biasa. Menteri Kesehatan China Chen Zhu mengatakan, lebih dari 1.300 bayi kini harus dirawat di rumah sakit karena meneguk susu tercemar ini, umumnya bayi yang baru lahir. Sekitar 158 bayi ini terkena gagal ginjal akut. Jumlah ini bakal meningkat lagi setelah semua orangtua yang punya bayi atau anak di bawah lima tahun memeriksakan bayi mereka ke rumah sakit. Full story

AIG Terpaksa Diselamatkan

AIG Terpaksa Diselamatkan KOMPAS.com, Kamis, 18 September 2008 | 03:00 WIB New York, Rabu - Bank Sentral New York telah memutuskan untuk memberikan dana 85 miliar dollar AS guna menyelamatkan perusahaan asuransi American International Group. Sebagai gantinya, pemerintah akan mendapatkan 79,9 persen saham AIG. Sementara itu, semakin banyak lembaga keuangan yang kesulitan.   Pinjaman tersebut akan dikenai bunga sebesar 11,4 persen per tahun selama dua tahun. Bank Sentral AS (The Federal Reserve/ Fed) menyetujui langkah itu, dengan dukungan Departemen Keuangan AS. Keputusan yang diambil Selasa (16/9) di Washington itu memberikan American International Group (AIG) insentif besar untuk tidak menjual asetnya dengan harga murah. Talangan dana terhadap AIG itu berlawanan dengan sikap otoritas AS terhadap Lehman yang sama sekali tidak mendapat dana talangan dari pemerintah.   CEO AIG Robert B Willumstad akan diganti dengan mantan CEO Allstate Edward Liddy. AIG berpacu dengan waktu untuk menghindari kebangkrutan seperti Lehman. Full story

Xiamen University menuntut penggunaan nama singkatan Xiada

China: Universitas Xiamen di wilayah provinsi Fujian China menuntut perusahaan real estate sehubungan dengan penggunaan nama Xiada tanpa persetujuan pihak universitas, penuntut mengajukan gugatan sebesar CNY 5,000,000 (atau USD 617,284) sebagai konpensasi penggnaan namanya secara tidak sah oleh Shanghai Xiada Real Estate Development Co., Ltd. Ditambah 10% keuntungan perusahaan dari tahun 2002 s/d 2004 dimana mencapai jumlah CNY 50 juta. Xiamen University sering disingkat Xiada telah mendaftarkan hak atas pemakaian nama lengkap dan nama singkatan atau panggilan sebagai merek dagang pada tahun 2000   Tergugat beralasan bahwa penggunaan nama Xiada adalah suatu kebetulan dan ketidak sengajaan semata mengingat Xiada adalah juga singkatan dari pendiri perusahaan mereka yaitu Xiamen Dayang  terlebih lagi mereka telah menggunakan nama Xiada sebagai nama perusahaan sebelum pihak universitas mendaftarkan merek dagang mereka. Full story

Karyawan peneliti memenagkan gugatan US$ 8,000,000 dalam kasus patent (hak cipta)

Karyawan peneliti memenagkan gugatan US$ 8,000,000 dalam kasus patent (hak cipta)
  Jepang: Seorang penemu teknologi revolusionir kelistrikan di Jepang memenangkan gugatan hukum melawan ex perusahaan dimana ia pernah bekerja sehubungan dengan perkara hak patent yang dipersengketakan. Kemenangan ini sekaligus mematahkan anggapan bahwa penemuan atau hasil kreasi dari karyawan atau pekerja semata-mata adalah hak dari perusahan atau pengusaha.   Penggugata akan menerima pembayaran sebesar JPY 840,000,000 atau setara US$ 8,000,000 ex perusahaanya Nichia dimana ia bekerja dan menemukan teknologi “bue light emitting diodes”. Penemuan ini ini konon merupakan terobosan penting dalam pembuatan vibrant video billboard, lampu lalu lintas dan juga pengembangan blue laser yang banyak digunakan di DVD players, penemuannya juga banyak digunakan di lampu LED yang sekarang banyak digunakan di rumah-rumah atau di perkantoran.   Kasus ini mendapat perhatian serius di Jepang sebagai test apakah pegawai atau pekerja harus mengorbankan segalanya untuk perusahaan termasuk dalam hal hak cipta? Full story

Peluang dan Tantangan Berlakunya UU No. 17 Tahun 2008 Tentang Pelayaran dari Perspektif Bisnis Asuransi

Judul tersebut adalah tema Lokakarya setengah hari yang diadakan oleh Lembaga Pendidikan Widya Dharma Artha disponsori oleh PT. Tugu Pratama Indonesia pada tanggal 5 Agustus 2008 dengan menghadirkan tokoh-tokoh pelayaran yaitu Bapak Oentoro Surya (Arpeni & INSA), Adolf R Tambunan (Ditlala), Muchtar Ali (BKI) dan Sri Hadiah Watie (ABAI)   Walaupun Lokakarya terkesan membosankan karena lebih merupakan sosialisasi UU No.17 Tahun 2008 yang memang baru diundangkan bulan Mei 2008, para pembicara terkesan hanya mengulang-ulang materi yang disampaikan, (pendapat penulis sih…). namun dapat ditarik satu kesimpulan bahwa:   “Dengan diberlakukannya “asas Cabotage” dan “kewajiban ber-asuransi” dalam UU NO. 17 Tahun 2008 tsb memberikan peluang bisnis yang sangat besar bagi perusahaan Asuransi di Indonesia” Full story

Asuransi di Jepang gencarkan akuisisi

Asuransi di Jepang gencarkan akuisisi oleh : M. Yunan Hilmi   TOKYO (Bloomberg): Rendahnya pertumbuhan premi di Jepang memaksa asuransi negara ini menggenjot pengambilalihan perusahaan di luar negeri untuk mengatasi penurunan laba. Tujuh asuransi kecelakaan, termasuk Tokio Marine Holdings Inc, pekan ini melaporkan laba kuartal pertama sebesar 70,8 miliar yen (US$ 648 juta), turun 37% dibandingkan dengan tahun lalu. Pendapatan bersih premi turun 0,6% akibat melemahnya permintaan asuransi kendaraan lantaran makin sedikitnya penggunaan mobil. Full story
Copyright © 2010 AHLIASURANSI.com. All rights reserved.
Powered by WordPress.org, Custom Theme and ComFi.com Calling Card Company.